
Probolinggo, SMN – Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo menyelenggarakan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang ke-54 pada hari Rabu (13/05/2026).
Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat fondasi keluarga dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Banyak Rangkaian kegiatan peringatan HKG ke-54 ini dimeriahkan dengan beragam kompetisi dan lomba lomba menarik dan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut meramaikan suasana serta tampilan tari dan hiburan.Kegiatan tersebut dimulai sejak pagi hari dan diikuti oleh kader PKK, organisasi wanita, serta masyarakat umum di wilayah Probolinggo.
Ketua panitia penyelenggara dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut didukung oleh berbagai pihak sponsor utamanya ABC food, dan sponsor lainnya.
Tujuan utama dari perayaan ini adalah untuk menguatkan implementasi 10 program pokok PKK yang selaras dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Kompetisi yang digelar meliputi lomba memasak, senam pagi, meracik sambal, yel-yel dan jingle, hingga kreativitas pemanfaatan daur ulang sampah, dan lomba tersebut diikuti oleh 605 peserta dari berbagai lomba.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani, mengatakan bahwa momentum peringatan tahunan ini berfungsi sebagai sarana pemupukan semangat pengabdian dan kebersamaan di antara para kader PKK. Fokus utama gerakan PKK adalah pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan demi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Hari peringatan Kesatuan gerak ,bukan hanya sekedar seremonial belaka ,namun Kita dituntut untuk terus bekerja dengan realita yang dirasakan oleh masyarakat, sehingga ditahun ini Kita membuat suatu agenda acara, dengan melibatkan semuanya, dan semua kelurahan diharapkan mampu mengayomi masyarakat di lingkungannya dengan cara membangun suatu penguatan, pengabdian kegotong Royongan, termasuk memperdayakan masyarakat, keluarga sebagai pondasi utama dalam pembangunan bangsa terutama di kota Probolinggo,” ujarnya.
Lebih lanjut dr. Evariani, menjelaskan bahwa PKK hadir bukan hanya sekedar organisasi perempuan, melainkan sudah menjadi organisasi sosial yang tumbuh dari masyarakat dan berada ditengah masyarakat untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.
“Dengan perkembangan zaman Saat ini menjadi pokok permasalahan utama, sehingga PKK merupakan tempat yang paling memungkinkan untuk ruang kolaborasi semua perangkat daerah, sehingga kalaukta digelari Mitra Strategis itu sangat mungkin, dan hampir seluruhnya perangkat daerah bergandengan dengan PKK,” jelasnya
Ketua TP PKK menjelaskan juga, melalui 10 program pokok PKK kita sudah tahu, mengajarkan tujuan utama Hari Kesatuan Gerak kali ini sesuai dengan thema Menguatkan 10 program pokok PKK, laksanakan Aswa cita untuk tercapainya Indonesia Emas 2045
PKK bukan sekedar organisasi tapi adalah sebuah pengabdian dan ketulusan hati, danucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, turut menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menggali potensi lokal. Ia memandang kegiatan HKG ini sebagai wadah yang efektif untuk mengasah kreativitas dan kekompakan para kader di lapangan.
“Kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menjadi sarana hiburan dan kebersamaan, tetapi juga mampu menggali kreativitas, kekompakan, serta semangat inovasi para kader PKK dan masyarakat,” katanya.
Wali Kota juga mengatakan, dengan gerakan gerakan yang dilakukan oleh kader-kader PKK, telah dapat kita rasakan saat ini, pembangunan terus meningkat, dan memang pembangunan dikota Probolinggo harus melibatkan PKK, sehingga dalam satu tahun ini kita dapat mencapai pembangunan lebih baik lagi. “Perempuan Bergerak Perempuan Berdaya”. (adv)
Reporter: Edi S.
Editor: Agus Imam S.
