
Blitar, SMN – Ratusan warga belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bhakti Nusantara menggelar kunjungan edukatif ke Istana Gebang, Kota Blitar, Kamis 11 Desember 2025 lalu. Sekitar 150 peserta yang terdiri dari warga belajar dan pendamping tersebut tampak memadati halaman depan Istana Gebang, rumah masa kecil Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah andalan Kota Blitar.
Rombongan tiba di lokasi dengan menggunakan tujuh unit kendaraan elf. Kehadiran mereka menarik perhatian pengunjung lain, mengingat jumlah peserta yang cukup besar dan antusiasme warga belajar dalam mengikuti rangkaian kegiatan penelusuran sejarah sang proklamator.
Kepala PKBM Bhakti Nusantara, Nuris, yang memimpin langsung rombongan, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali dan menelusuri informasi sejarah terkait kehidupan dan perjuangan Ir. Soekarno. Menurutnya, pemahaman sejarah bangsa menjadi pondasi penting dalam membangun karakter dan jati diri generasi penerus.
“Menjadi sebuah keharusan bagi kita sebagai generasi bangsa untuk selalu mengingat jasa para pahlawan pendiri negeri ini. Bung Karno bukan hanya tokoh nasional, tetapi juga sosok yang lahir dan tumbuh dari tanah Blitar. Sudah sepantasnya kita merasa bangga dan meneladani semangat nasionalisme beliau,” ujar Nuris kepada awak media.
Ia menambahkan, kegiatan kunjungan ke situs-situs bersejarah telah menjadi agenda rutin PKBM Bhakti Nusantara. Program tersebut dirancang sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas, sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa para pejuang dan pendiri bangsa.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan nilai patriotisme, nasionalisme, dan kecintaan terhadap sejarah bangsa kepada seluruh warga belajar. Tidak hanya memahami sejarah dari buku, tetapi juga melihat langsung jejak perjuangan para tokoh bangsa,” imbuhnya.
Nuris menekankan bahwa warga belajar PKBM Bhakti Nusantara berasal dari berbagai latar belakang usia dan profesi, sehingga pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dinilai lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Endro, salah satu petugas kawasan wisata Istana Gebang, menyambut positif kunjungan rombongan PKBM Bhakti Nusantara. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat, terutama dalam mengenalkan sejarah Bung Karno kepada generasi muda dan masyarakat luas.
“Bung Karno adalah sosok yang sangat layak dijadikan inspirasi. Dengan memahami sejarah dan nilai-nilai perjuangan beliau, diharapkan generasi muda dapat memiliki jiwa nasionalisme, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang kuat,” kata Endro.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan oleh lembaga pendidikan maupun komunitas lainnya, sehingga Istana Gebang tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga ruang edukasi sejarah yang hidup dan bermakna bagi masyarakat. (*)
Reporter: Imam.
Editor: Agus Imam S.
