HomeBERITARevitalisasi Pasar Tradisional Pasuruan Menuju Mandiri dan Profesional

Revitalisasi Pasar Tradisional Pasuruan Menuju Mandiri dan Profesional

Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo saat kunjungan kerja ke Perumda Pasar Jaya Jakarta, Selasa (14/4/2026). (Foto: dok. Kominfo paskab/suaramedianasional.com)

Pasuruan, SMN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mulai mengambil langkah strategis dalam merombak sistem pengelolaan pasar tradisional menuju model yang lebih mandiri, modern, dan profesional. Upaya ini ditandai dengan kunjungan kerja ke Jakarta guna mempelajari skema bisnis yang telah sukses diterapkan oleh perusahaan daerah berskala nasional.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam mendorong transformasi sektor perdagangan daerah. Fokus utama pembenahan diarahkan pada optimalisasi fungsi pasar, tidak hanya sebagai pusat transaksi jual beli, tetapi juga sebagai ruang publik produktif yang mampu menghasilkan pendapatan tambahan bagi daerah.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Pasuruan mempelajari inovasi pengelolaan pasar yang dinilai berhasil di Jakarta, khususnya dalam pemanfaatan ruang-ruang yang sebelumnya tidak tergarap. Salah satu konsep yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan area atap (rooftop) pasar menjadi fasilitas olahraga komersial.

“Ini menjadi inspirasi besar bagi kami. Ternyata pasar bisa dikembangkan menjadi tempat olahraga seperti bulu tangkis, futsal, bahkan padel yang disewakan. Ini membuka peluang baru untuk peningkatan pendapatan,” ujar Rusdi Sutejo, Rabu (15/4/2026).

Saat ini, pengelolaan pasar di Kabupaten Pasuruan masih berada di bawah naungan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) dan sangat bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ketergantungan ini dinilai menjadi salah satu kendala dalam percepatan pembangunan dan perbaikan fasilitas pasar, mengingat proses birokrasi anggaran yang memerlukan waktu cukup panjang.

Melalui studi banding ini, Pemkab Pasuruan berupaya menggali konsep core business pengelolaan pasar yang lebih fleksibel dan berorientasi pada kemandirian finansial. Ke depan, pasar diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pembiayaan dari pemerintah daerah.

“Kami ingin pasar di Pasuruan bisa mandiri. Oleh karena itu, kami belajar tentang fleksibilitas pengelolaan keuangan agar bisa diterapkan di daerah,” tambahnya.

Selain fokus pada pengelolaan pasar, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi unggulan Kabupaten Pasuruan, khususnya di sektor pertanian dan peternakan. Pasuruan dikenal sebagai salah satu penghasil susu segar terbesar kedua di Jawa Timur, selain juga memiliki produksi sayuran dan telur yang melimpah.

Pemkab Pasuruan melihat peluang besar untuk menjalin kerja sama pemasaran dengan pasar-pasar di Jakarta guna memperluas distribusi produk lokal. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual komoditas sekaligus kesejahteraan petani dan peternak di daerah.

“Ada beberapa sektor pertanian yang berpotensi menjadi andalan kerja sama dengan Jakarta, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan langkah awal ini, Pemkab Pasuruan optimistis dapat menghadirkan wajah baru pasar tradisional yang tidak hanya modern dan tertata, tetapi juga berdaya saing serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).(*)

Reporter : Lalang S.

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sekda Bulungan Pimpin Forum Sekda se-Kaltara

Tanjung Selor, SMN - Bupati Bulungan Syarwani, dan Wakil Bupati, Kilat, menyampaikan selamat atas pengukuhan pengurus Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah...

Plt Wali Kota Madiun Hadiri Rakorda PMII se-Jatim, Dorong Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Daerah

Madiun, SMN - Pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, untuk memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat. Plt Wali Kota Madiun...

Pemkot Madiun Petakan Seluruh Saluran dalam Pembenahan Infrastruktur Lingkungan

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun terus menindaklanjuti persoalan infrastruktur dan kebutuhan sosial masyarakat. Peninjauan di Kelurahan Patihan, Sogaten, dan Ngegong menemukan sejumlah hal...

Pemkab Madiun Terbitkan Perbup 18/2026 untuk Tutup Celah Fraud, Perketat Tata Kelola BKK Desa

Madiun, SMN - Pemerintah Kabupaten Madiun mengambil langkah tegas untuk memperketat tata kelola keuangan di tingkat desa. Lewat sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Madiun Nomor...

Dinas PUPR Kabupaten Madiun Bangun Infrastruktur Jalan dan Saluran Drainase di Bahana Bersahaja Desa Sidomulyo

Madiun, SMN - Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui program Bahana Bersahaja. Kali ini, kegiatan tersebut hadir di Desa...