HomePERISTIWASaat Aturan Ditegakan Petugas Satlantas di Simpang Lima Tugu Pendekar Kota Madiun,...

Saat Aturan Ditegakan Petugas Satlantas di Simpang Lima Tugu Pendekar Kota Madiun, Petugas Satlantas Jadi Korban

Petugas Satlantas Polres Kota Madiun saat menegakan aturan di Tugu Pendekar Simpang Lima Kota Madiun, jadi korban laka saat menegakan aturan. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Siang itu, arus lalu lintas di Simpang Lima Tugu Pendekar, Kota Madiun, berjalan sebagaimana mestinya hingga satu pelanggaran mengubah segalanya.

Di titik yang seharusnya menjadi simpul keteraturan, seorang anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota justru menjadi korban. Kakinya patah, terlindas bus pariwisata yang melanggar jalur.

Peristiwa ini terjadi saat petugas tengah melakukan penertiban lalu lintas. Bus pariwisata berwarna coklat dengan nomor polisi AB 7542 UA, yang dikemudikan AA, warga Yogyakarta, melintas dari arah Ponorogo melalui Jalan Mayjen Panjaitan menuju Jalan Thamrin ruas yang secara tegas dilarang bagi kendaraan besar.

“Petugas kemudian melakukan penindakan dengan mengarahkan kendaraan untuk putar balik ke jalur yang sesuai,” ujar Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, Selasa (24/3/2026).

Namun, dalam proses itulah insiden terjadi. Roda kanan bus justru melindas kaki anggota Satlantas berinisial PSA. Dalam hitungan detik, penegakan aturan berubah menjadi musibah.

Korban mengalami patah tulang dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, bus yang diketahui mengangkut enam penumpang dan hendak mengambil penumpang di Terminal Kota Madiun, kini diamankan di Satlantas Polres Madiun Kota.

Sopir dan kernet masih menjalani pemeriksaan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Rekaman video amatir warga yang beredar luas menjadi saksi bisu bahwa di jalan raya, satu keputusan yang mengabaikan aturan bisa berujung pada luka yang nyata.

Peristiwa ini bukan hanya soal kecelakaan. Ini tentang disiplin yang kerap dinegosiasikan. Tentang rambu yang dianggap sekadar formalitas. Dan tentang risiko yang, sekali lagi, harus dibayar oleh mereka yang berdiri di garis depan penegakan hukum.

Di Simpang Tugu Pendekar hari itu, yang dilindas bukan hanya kaki seorang polisi tetapi juga kesadaran kita tentang pentingnya taat aturan. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Polres Ngawi Hadirkan Warung Kompas Presisi Bangun Komunikasi Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas

Ngawi, SMN – Polres Ngawi polda Jatim terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satbinmas Polres Ngawi melalui kegiatan...

Jalan Penghubung Tulungagung-Blitar Rusak Parah, Warga Srikaton Minta Segera Diperbaiki

Tulungagung, SMN – Kondisi jalan raya yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung...

Pemkot Madiun Gelar Senam Lansia Bersama, Wujudkan Kota Sehat Perkuat Gerakan Hidup Aktif

Madiun, SMN - Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota sehat terus diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong masyarakat tetap aktif dan produktif, termasuk...

Pengembangan Sektor Pariwisata Pemkot Madiun dan PT INKA, Bahas Penguatan Pariwisata Berbasis Identitas Kota Kereta Api

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun menerima audiensi jajaran PT INKA (Persero) untuk membahas penguatan sektor pariwisata melalui kolaborasi yang mengangkat identitas Kota Madiun...

Pemkab Madiun Gelar Senam Bersama, Bupati Madiun Apresiasi Giat Sepasma Berlangsung Lancar, Aman dan Sukses

Madiun, SMN - Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar apel pagi yang diawali dengan kegiatan senam bersama guna menjaga kebugaran seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan...