
Labusel, SMN – Perkebunan Ayong yang terletak di Dusun Wonodadi tidak sia-sia berdiri di Desa Mandalasena, Kecamatan Silangkitang, Labuhanbatu Selatan, karena perkebunan tersebut sangat terlihat bersipat membangun untuk kepentingan masyarakat. Hal itu terlihat sudah seringnya pihak perkebunan itu memperbaiki jalan lintas dusun menuju ke desa.
Hal tersebut diungkapkan salah satu mantan Kadus Wonodadi dan beberapa masyarakat sekitar atas kontribusinya perkebunan Ayong ke pemerintah Desa pada, Senin (9/3/2026).
Bukan perbaikan jalan saja, bantuan berupa sembako untuk lansia di daerah sini tiap bulan di salurkan dari perkebunan Ayong.
“Memang bukan seberapa banyak bantuan itu tapi sudah dapat meringankan beban pada warga penerima,” ucap warga.
Warga juga menyebutkan dengan perbaikan jalan lintas Dusun Wonodadi ke Pulung Rejo mereka dapat mudah keluar masuk ke Desa, apalagi musim penghujan mereka sangat terbantu terutama di pagi hari mengantar anak ke sekolah.
Pj Kades Mandalasena, Mahadi sangat mengapresiasi atas kontribusi Perkebunan Ayong karena sudah dapat membantu pemerintah di Desa terutama di bagian sektor perbaikan jalan lintas Dusun.
Mahadi mengatakan, untuk membangun mari kita bergandeng tangan bersama agar kita dapat menghasilkan semaksimal mungkin.
Ia juga mengajak kepada pihak perkebunan yang terletak di Desa Mandalasena agar dapat berkontribusi ke pemerintahan desa dalam membangun Desa Mandalasena.
“Ini juga untuk kita semuanya nanti yang menikmatinya misalnya perbaikan jalan-jalan di Dusun,” ucap Mahadi Pj Kades Mandalasena.
Ditempat yang berbeda pihak perkebunan Ayong, Rumijan menyampaikan bahwasanya dari pihak perkebunan Ayong akan selalu membantu semaksimal mungkin untuk kemajuan Desa Mandalasena terutama di Wonodadi.
“Di samping itu kami tiap bulannya insa Alloh walaupun tidak banyak kami memberikan bantuan berupa sembako pada beberapa warga yang layak menerimanya,” jelas Rumijan.
Rumijan juga menyampaikan kalau perbaikan jalan Dusun Pulung Rejo ke Dusun Wonodadi kami kerahkan anggota kami beberapa orang dengan alat seadanya.
“Ini adalah merupakan bentuk kepedulian Perkebunan menjelang Lebaran nanti yang jatuhnya tanggal 21 Maret 2026 agar masyarakat yang mudik keluar masuk Dusun ini lancar,” tambah Rumijan.(*)
Reporter: Jobni R.
Editor: Agus Imam S.
