
Madiun, SMN – Pemerintah Madiun melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Madiun menggelar sarasehan bersama 14 Perguruan Pencak Silat yang ada di wilayah Kabupaten Madiun. Sarasehan ini di gelar di Ruang Gambar Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Selasa (5/8/2025).
Pada acara tersebut di hadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, Forkopinda Kabupaten Madiun, Jajaran OPD juga Bakesbangpol, Kapolres dan Kapolresta Madiun, Komandan Kodim 0803 Madiun, Kejaksaan Negeri Kabupaten, perwakilan dari 14 Perguruan Pencak Silat yang ada di Kabupaten Madiun.
Bupati Madiun Hari Wuryanto berharap, kegiatan sarasehan ini dapat memperkuat tali silahturahmi dan dapat memperkuat suasana kondusif di Kabupaten Madiun dengan jargon “Madiun Kampung Pesilat” yang di deklarasikan sejak tanggal 28 Oktober 2019, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Semoga dengan adanya sarasehan ini bisa memberikan suasana kondusif di Kabupaten Madiun.
“Harapan kami kegiatan sarasehan ini menjadi agenda rutin yang dapat kita ambil maknanya dan bermanfaat bagi seluruh komponen masyarakat,” harap Bupati Madiun Hari Wuryanto.
Pada kesempatan ini, Bupati Madiun Hari Wuryanto juga mendorong agar sarasehan Perguruan Pencak Silat ini sebagai momen tali silahturahmi dengan baik bagi antar perguruan pencak silat dan juga sebagai wadah untuk menerima masukan dan saran demi kemajuan pencak silat di Kabupaten Madiun.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi kegiatan positif bagi kita semua, sehingga pencak silat bisa dinasionalkan bahkan di internasionalkan. Harapan kami, pencak silat dapat menjadi bagian dari industri yang mendukung perekonomian Kabupaten Madiun. Kalau kita bersama-sama guyub rukun Insya Alloh cita-cita kita bersama akan terwujud termasuk cita-cita para pendiri perguruan di Kabupaten Madiun,” tambahnya.
Selanjutnya, Bupati Hari Wuryanto juga menyampaikan penekanan dari TNI POLRI, DPRD, Jajaran Forkopimda dan sejumlah tokoh masyarakat.
“Kami berharap dengan diadakannya sarasehan secara rutin semoga bisa tercipta suasana keakraban dan keharmonisan hubungan antar perguruan pencak silat di Kabupaten Madiun,” pungkasnya.
Kegiatan sarasehan ini dilanjutkan dengan diskusi antar perguruan pencak silat, juga jajaran OPD dan Forkopimda Kabupaten Madiun. (*)
Reporter: Suyanto.
Editor: Agus Imam S.
