HomeBERITASatgas Halal Wajib Aktif dan Awasi Produk Pasca Mandatory Halal, HCCM Lumajang:...

Satgas Halal Wajib Aktif dan Awasi Produk Pasca Mandatory Halal, HCCM Lumajang: Lindungi Konsumen dan Dampingi Pelaku Usaha

Kepala Cabang Halal Center Cendekia Muslim (KC HCCM) Kabupaten Lumajang, Achmad Fuad Afdlol, saat melakukan pendampingan kepada pelaku usaha. (Foto: Atiek/suaramedianasional.com)

Lumajang, SMN – Satuan Tugas Halal (Satgas Halal) harus wajib aktif dalam menjalankan pengawasan intensif terhadap kewajiban sertifikasi halal produk makanan, minuman, dan jasa penyembelihan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lumajang. Satgas Halal merupakan tim gabungan di bawah Kementerian Agama (Kemenag) yang harus terus bergerak setelah berakhirnya masa transisi Mandatory Halal pada Oktober tahun 2024 lalu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang Halal Center Cendekia Muslim (KC HCCM) Kabupaten Lumajang, Achmad Fuad Afdlol, kepada media ini, Rabu (14/1/2026). Menurutnya, kehadiran Satgas Halal akan menjadi langkah strategis pemerintah dalam memastikan perlindungan konsumen sekaligus memperkuat ekosistem produk halal nasional.

“Satgas Halal dibentuk untuk memastikan kewajiban sertifikasi halal benar-benar dijalankan. Pengawasan dilakukan langsung di titik-titik strategis seperti rumah makan, supermarket, hingga Rumah Potong Unggas (RPU),” ujar Achmad Fuad.

Ia menjelaskan, Satgas Halal tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga pendampingan dan edukasi, terutama bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMKM). Pendampingan tersebut mencakup bantuan pengurusan sertifikasi halal, termasuk melalui skema self declare (Sehati 2026), yang memungkinkan biaya sertifikasi nol rupiah.

“Negara hadir bukan untuk mempersulit, tapi justru membantu UMKM agar produknya bersertifikat halal. Ini penting demi melindungi konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. Yang industri memang reguler dan berbayar,” tegasnya.

Adapun tugas utama Satgas Halal meliputi pemantauan kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban sertifikat halal, penindakan atas temuan pelanggaran atau laporan masyarakat, serta edukasi untuk meningkatkan kesadaran pentingnya jaminan halal.

Target pengawasan Satgas Halal, kata Fuad, mencakup produk makanan dan minuman kemasan, baik dalam negeri maupun impor, rumah makan, restoran, hotel, Rumah Potong Hewan dan Unggas (RPH/RPU), serta jasa penyembelihan.

Secara regulasi, kewajiban sertifikasi halal tahap pertama diatur dalam PP Nomor 39 Tahun 2021, yang mengamanatkan produk makanan, minuman, bahan baku, bahan tambahan, serta jasa penyembelihan wajib bersertifikat halal. Masa transisi yang semula berakhir pada 17 Oktober 2024 diperpanjang hingga 2026, sebelum pengawasan penuh dilakukan.

Kewajiban tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang bertujuan memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi konsumen.

“Dengan pengawasan Satgas Halal, diharapkan tidak ada lagi keraguan masyarakat terhadap kehalalan produk. Ini bagian dari upaya mewujudkan ekosistem halal yang terpercaya dan berkelanjutan di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Reporter: Atiek

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

“Kartini di Atas Aspal” Ketangguhan dan Pesan Keselamatan dari Jalanan

Probolinggo, SMN - Peringatan Hari Kartini di Kota Probolinggo, Jawa Timur, terekam dalam potret yang berbeda. Tidak ada kebaya atau seremoni formal di dalam gedung....

Dugaan Penahanan Ijazah Mantan Pekerja, Serikat Buruh Madiun Raya Siap Dampingi Korban

Madiun, SMN - Isu dugaan penahanan ijazah milik Eks pekerja oleh CV Sukses Jaya Abadi yang berlokasi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun,...

Seduh 1000 Kopi dan Tari Kembang Genggong Meriahkan Peringatan Harjakapro ke-280

Probolinggo, SMN - Dalam Kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 semakin terasa memasuki hari kelima pelaksanaan, Selasa (21/4/2026). Mengusung tema “Transformasi Berkelanjutan Menuju...

Pemkot Probolinggo Kucurkan Bonus bagi 39 Atlet Peraih Medali Porprov IX 2025

Probolinggo, SMN - Reward atau bonus untuk para atlet berprestasi Kota Probolinggo yang berlaga dalam ajang Porprov Jatim ke-IX Tahun 2025, akhirnya cair. Bonus...

Melalui Staf Ahli Bupati, Bupati Maya Hasmita Apresiasi Kegiatan Generasi Muda

Labuhanbatu, SMN - Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Melalui Staf Ahli Bupati Rizaldi Rambe, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Adu Jak (Ajang Apresiasi Duta Jambore...