
Lumajang, SMN — Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Lumajang untuk pertama kalinya dalam sejarah, seluruh puskesmas dan rumah sakit di daerah ini berhasil meraih akreditasi paripurna tingkatan tertinggi dalam penilaian mutu layanan kesehatan Nasional.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang akrab disapa Bunda Indah, dalam konferensi pers di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang.
Ia menyebutkan, pencapaian ini bukan sekadar urusan administrasi, tapi bukti nyata kerja keras seluruh jajaran tenaga kesehatan dan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang lebih baik, adil, dan inklusif.
“Hari ini saya umumkan dengan bangga: 100% puskesmas dan rumah sakit di Lumajang sudah terakreditasi paripurna. Ini adalah hasil dari kerja kolektif yang luar biasa dan semangat untuk terus berbenah,” tegas Bunda Indah, Jumat (22/8/2025).
Transformasi Menyeluruh, dari ruang tunggu nyaman hingga digitalisasi.
Tak hanya mengejar akreditasi, Lumajang juga melakukan reformasi besar-besaran di sektor layanan kesehatan. Kini, semua puskesmas telah dilengkapi dengan fasilitas ramah anak dan ramah lansia. Ruang tunggu dibuat lebih nyaman, dengan jalur khusus dan layanan prioritas untuk kelompok rentan, seperti orang lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Langkah besar lainnya adalah penerapan sistem digital untuk pendaftaran pasien. Warga, khususnya lansia, kini bisa mendaftar layanan kesehatan dari rumah melalui aplikasi atau bantuan petugas kelurahan yang terhubung dengan sistem daring.
“Sekarang, lansia tidak perlu lagi antre lama-lama. Cukup daftar dari rumah atau lewat petugas, langsung masuk sistem. Ini bentuk pelayanan yang lebih manusiawi,” ujar Bunda Indah.
Dalam rangka menjaga mutu layanan yang berkelanjutan, pengelolaan limbah medis juga ditingkatkan secara signifikan. Langkah ini diambil demi memastikan bahwa peningkatan layanan kesehatan tidak mengorbankan kualitas lingkungan hidup.
Lumajang jadi contoh nasional dengan prestasi ini. Lumajang berhasil menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan publik bisa maju secara teknologi, namun tetap berpihak pada kemanusiaan. Ini menjadikan Lumajang sebagai salah satu kabupaten pelopor dalam integrasi antara digitalisasi dan layanan berbasis inklusi sosial.
Kesehatan adalah Hak, Bukan Sekadar Layanan. Akreditasi paripurna bukan sekadar cap formalitas. Ia mencerminkan semangat dan visi Pemerintahan Lumajang yang melihat kesehatan sebagai hak dasar seluruh warga. Dengan layanan yang semakin mudah diakses, berkualitas, dan adil. Lumajang mengambil langkah besar menuju masa depan yang lebih sehat dan bermartabat bagi semua.
Salam sehat dari Lumajang, kabupaten yang terus berbenah untuk warganya. (*)
Reporter: Atiek
Editor: Agus Imam S.
