
Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala Gubernur Jawa Timur yang digelar di Stadion Jenggolo, Jumat (15/5/2026). Kejuaraan tersebut menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya digelar di Sidoarjo.
Sebanyak 400 atlet woodball dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung hingga 17 Mei 2026 mendatang. Para peserta berasal dari 9 provinsi, 8 klub, serta 11 kabupaten/kota di Indonesia.
Pembukaan Jatim Open Woodball 2026 dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo Subandi, Ketua KONI Jatim M. Nabil, Kepala Bidang Event dan Kompetisi PB IWbA Ivan Firdaus, Ketua Umum IWbA Jatim M. Ali Kuncoro, hingga Ketua PERWOSI Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak.
Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, event ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sidoarjo sekaligus momentum penting dalam perkembangan olahraga woodball di Indonesia.
“Stadion Jenggolo bukan hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga menjadi saksi lahirnya semangat perjuangan, kerja keras, dan sportivitas para atlet Woodball dari berbagai penjuru tanah air,” ujar Subandi.
Ia meyakini dari kejuaraan tersebut akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur maupun Indonesia di tingkat internasional. Bahkan menurutnya, Jatim Open Woodball 2026 menjadi tonggak penting untuk memperkuat posisi Jawa Timur sebagai barometer kekuatan woodball nasional.
“Hari ini kita mencatat sejarah baru. Jatim Open Woodball 2026 akan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai barometer kekuatan Woodball nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Kadispora Jatim M. Hadi Wawan Guntoro mengungkapkan bahwa terselenggaranya ajang tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai pemerintah daerah, organisasi olahraga, hingga para atlet. Ia berharap ekosistem olahraga di Jawa Timur terus berkembang dan melahirkan prestasi-prestasi baru.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Menurutnya, mental juara tidak hanya ditunjukkan saat menang, tetapi juga saat menerima kekalahan dengan semangat untuk terus berkembang.
Ketua KONI Jatim M. Nabil turut menyampaikan kebanggaannya atas penyelenggaraan Jatim Open Woodball 2026 di Jawa Timur. Ia menilai perkembangan olahraga woodball di Jawa Timur menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Pada ajang PON Aceh-Sumut 2024 lalu, atlet woodball Jawa Timur berhasil mempersembahkan dua medali perak. Bahkan empat atlet woodball Jawa Timur juga sukses membawa pulang empat medali perak saat mewakili Indonesia di SEA Games Thailand 2025.
“Prestasi ini luar biasa dan saya pastikan bukan sesuatu yang kebetulan, ini harus kita tingkatkan,” pungkas M. Nabil. (*)
Reporter : Lalang S.
Editor: Agus Imam S.
