
Jombang, SMN – Program Revitalisasi sekolah yang digagas Pemerintah pusat bukan sekadar membangun gedung baru atau memperbaiki atap bocor. Program ini menjadi strategi menyeluruh untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah, sekaligus menjawab tantangan besar dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di tingkat global.
Pendidikan selalu disebut sebagai senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Di Indonesia, pendidikan adalah modal utama membangun peradaban dan mencetak generasi emas. Namun, kualitas pembelajaran tidak mungkin optimal tanpa sarana prasarana yang layak.
Salah satu sekolah penerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan P2SP tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan menengah (kemendikdasmen), untuk kabupaten Jombang yaitu SMP Negeri 2 jogoroto.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMP Negeri 2 Jogoroto telah mencapai progres signifikan. Hingga awal Oktober 2025, capaian fisik proyek telah mencapai sekitar 70 persen untuk pembangunan toilet baru. Pekerjaan revitalisasi tersebut di targetkan selesai pada akhir November 2025.sedangkan untuk rehab ilitasi 4 ruang kelas sudah selesai 100 persen dan sudah digunakan untuk proses belajar.
Revitalisasi di SMP Negeri 2 Jogoroto meliputi sejumlah perbaikan sarana belajar dan pembangunan fasilitas pendukung, di antaranya pembangunan tiga unit toilet baru, rehabilitasi 4 ruang kelas, serta peningkatan kualitas lingkungan sekolah agar lebih nyaman dan sehat bagi siswa.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di area sekolah, kegiatan tersebut tercatat dengan nama “Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Negeri 2 Jogoroto”, dengan nilai bantuan sebesar Rp 473.165.855,14,- untuk rehabilitasi 4 ruang kelas dan Rp. 374.754.361,26,- untuk pembangunan 3 unit toilet baru. Dana tersebut bersumber dari APBN tahun anggaran 2025, dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender sejak 1 agustus hingga 25 november 2025.
Kepala SMP Negeri 2 jogoroto, Edy purnomo, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa pelaksanaan revitalisasi ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan, yang telah memberikan kepercayaan kepada SMP Negeri 2 jogoroto melalui program revitalisasi ini. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 70 persen dan dikerjakan sesuai jadwal serta spesifikasi teknis yang ditetapkan,” ujar Edy.pada Jumat (10/10/25).
Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa pembangunan yang sedang berlangsung saat ini pembangunan 3 unit toilet baru,sedangkan untuk rehab gedung 4 ruang kelas sudah selesai 100 persen dan sudah di buat proses belajar mengajar
pihak sekolah juga berharap agar seluruh pihak dapat mendukung kelancaran program ini, terutama dalam menjaga kualitas hasil pekerjaan dan pemeliharaan sarana prasarana yang telah dibangun.
“Kami ingin hasil revitalisasi ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi proses belajar mengajar di SMP Negeri 2 Jogoroto. Dengan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan modern, kami optimistis semangat belajar siswa akan meningkat,” harapnya
Edy menambahkan Program revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan melalui rehab 4 ruang kelas dan 3 unit toilet, kami juga fokus pada pengoperasian perangkat teknologi terbaru seperti smartboard yang akan diterima sekolah, ini memastikan bahwa revitalisasi tidak hanya fokus pada fisik pembangunan, tapi juga peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi.
Sementara itu, pihak pelaksana P2SP memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar teknis dan jadwal yang telah ditetapkan. Diharapkan, seluruh tahapan pembangunan dapat rampung sebelum akhir tahun anggaran 2025. (*)
Reporter: Arif W.
Editor: Agus Imam S.
