HomeBERITASukseskan Gebyar UMKM Jombang Fest 2025, DKPP Jombang Pamerkan Hasil Binaan Dinas...

Sukseskan Gebyar UMKM Jombang Fest 2025, DKPP Jombang Pamerkan Hasil Binaan Dinas dan Hasil Bumi Unggulan

DKPP) Jombang turut memeriahkan Hari Jadi kabupaten Jombang ke-115, dalam rangkaian perayaan Jombang Fest 2025. (Foto: Arif Wsuaramedianasional.com/)

Jombang, SMN – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Jombang turut memeriahkan Hari Jadi kabupaten Jombang ke-115, dalam rangkaian perayaan Jombang Fest 2025 Gebyar UMKM dengan membawa misi strategis peningkatan ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi potensi lokal dan sektor perikanan, yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 24-26 Oktober 2025, di Alun-alun Jombang.

​Partisipasi DKPP Jombang di event tahunan ini menjadi platform utama untuk mensosialisasikan pentingnya diversifikasi pangan dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Dalam stand khusus, DKPP menyajikan berbagai produk olahan pangan lokal dan hasil perikanan, seperti produk olahan ikan air tawar (lele, patin, nila) dan hasil bumi unggulan Jombang.

​Dalam event Gebyar UMKM Jombang Fest 2025 yang diadakan oleh pemerintah kabupaten Jombang,DKPP hadir untuk Mengedukasi masyarakat tentang pangan alternatif non-beras dan non-terigu, sesuai dengan Program Gemma Bisa (Gerakan Memasyarakatkan Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang telah dicanangkan DKPP.

DKPP juga memberikan ruang bagi kelompok pengolah dan pemasar (Poklasar) hasil perikanan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) pangan lokal untuk mempromosikan dan menjual produknya, sehingga turut serta dalam menggerakkan perekonomian daerah

Dalam event Gebyar UMKM, DKPP juga Mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani untuk perbaikan gizi masyarakat dan pencegahan stunting, sejalan dengan program nasional

​Aktivitas ini selaras dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal, menekankan bahwa ketahanan pangan berawal dari kemandirian daerah.

Plt kepala dinas DKPP Jombang Sudiro setiono, menyampaikan terkait partisipasi di event Jombang Fest 2025 ini, supaya kesadaran masyarakat Jombang terhadap pentingnya penganekaragaman pangan berbasis potensi lokal akan meningkat tajam. Kami ingin warga tidak hanya bergantung pada satu jenis pangan pokok, melainkan mulai melirik dan mengonsumsi produk lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

“Secara khusus, kami menargetkan peningkatan konsumsi ikan di Jombang sebagai upaya konkret kita bersama dalam mengatasi masalah gizi dan stunting. Lebih dari itu, kami berharap momentum ini menjadi katalisator bagi para pelaku UKM di sektor pangan dan perikanan agar produk mereka semakin dikenal, mampu bersaing, dan pada akhirnya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Jombang secara berkelanjutan,” jelas sudiro.

Untuk produk olahan yang dipamerkan meliputi hasil olahan perikanan dan juga olahan pangan lokal jadi beraneka dari semua yang ada di kabupaten kita tampilkan biar masyarakat lebih mengenal produk produk hasil perikanan yang ada di kabupaten Jombang dan juga mengadakan gelar pangan murah.

Harapannya dengan kegiatan ini bisa mempromosikan produk produk dari binaan dinas sehingga harapannya bisa semakin meningkat produksinya serta pemasaran jugan semakin bagus

“Kegiatan ini merupakan event sangat bagus dan strategis dalam mengenalkan produk dari Jombang supaya lebih dikenal oleh masyarakat Jombang maupun luar Jombang,” tuturnya.

Lanjut Sudiro, DKPP juga gelar keamanan pangan rapit test bimtek sosialisasi sarana prasarana baik budidaya maupun perikanan tangkap juga bantuan pangan untuk keluarga resiko stunting dan juga cadangan pangan pemerintah daerah untuk masyarakat yang terkena bencana, baik bencana banjir maupun longsor.

“DKPP juga mempunyai program unggulan gerakan bergizi seimbang dan aman serta gerakan edukasi pemberian makanan bergizi bagi siswa,biar siswa siswa anak sekolah kita ini bisa makan yang beragam, selain bergizi dan beragam kebutuhan komposisi gizi makanan itu tidak sama sehingga dengan beragaman itu kebutuhan gizinya tercukupi untuk pertumbuhan dan kecerdasan otaknya, kita lebih fokus ke anak anak sekolah dan juga resiko stunting otomatis program percepatan stunting termasuk prioritas program kabupaten maupun pusat maka harus kita dukung selain program pengentasan kemiskinan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Arif W.

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Penutupan Safari Ramadhan, Bupati Labusel Sampaikan Beberapa Program Pemerintah 

Labusel, SMN - Bupati Labuhanabatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang menghadiri kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Al-Aman Pekan Langgapayung, Kecamatan Sungai Kanan, Sabtu (14/3/2026)....

Gubernur Sambut Investasi Bosowa Foundation untuk Pendidikan dan Kesehatan Kaltara 

Tanjung Selor, SMN – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membuka peluang investasi mulai menunjukkan hasil. Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, menyambut langsung kedatangan...

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Kunjungan Kerja ke Pemkab Madiun Tentang Pengelolaan Sampah

Madiun, SMN - Bupati Madiun Hari Wuryanto menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, bertempat di Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban,...

Berbagi Kebersamaan, Bupati Labusel Buka Bersama Tokoh Masyarakat

Labusel, SMN - Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menghadiri kegiatan buka puasa bersama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (ormas), LSM,...

SMSI Ngawi Berbagi di Bulan Ramadhan, Salurkan Bantuan untuk Pedagang Bugar Food

Ngawi, SMN – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar kegiatan penyaluran bantuan beras dan bumbu dapur bagi PKL Bugar Food di Jl. Ir. Soekarno...