HomeADVERTORIALTerkait APBD 2026, Fraksi Golkar DPRD Jatim Berikan 11 Catatan

Terkait APBD 2026, Fraksi Golkar DPRD Jatim Berikan 11 Catatan

Jubir FPG DPRD Jawa Timur, Pranaya Yudha Mahardhika, menyampaikan catatan di rapat paripurna Sabtu (15/11/2025). (Foto: Dok. DPRD Jatim)

Surabaya, SMN – Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menyampaikan sebelas pesan dan harapan kepada Pemprov Jatim menyusul disetujuinya Raperda APBD Jatim Tahun Anggaran 2026. Hal ini disampaikan juru bicara FPG, Pranaya Yudha Mahardhika, dalam rapat paripurna pendapat akhir fraksi di Gedung DPRD Jatim, Sabtu (15/11/2025).

Pertama, meminta agar menjelang berakhirnya Tahun Anggaran 2025 dan bergulirnya program APBD 2026, penggunaan dan penyerapan anggaran dilakukan secara maksimal dan sesuai ketentuan, sehingga tidak kembali menimbulkan penumpukan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Kedua, berlakunya Perda tentang Pajak dan Retribusi Daerah, hendaknya seiring dengan optimalisasi pemanfaatan BMD, Intensifikasi-ekstensifikasi pengenaan pajak/retribusi, khusunya opsen MBLB, antara lain potensi tambang dolomit di daerah Gresik.

Fraksi juga menyoroti potensi Pajak Air Permukaan yang bersumber dari pemanfaatan air Kali Surabaya untuk kebutuhan industri oleh PT. Jasa Tirta.

“Demikian pula angka bagi-hasil dari sektor Kehutanan dan Perkebunan; hendaknya potensi besar tersebut dicermati,” imbuhnya.

FPG juga menekankan pentingnya koordinasi dan konsolidasi perolehan dana transfer pemerintah pusat, khususnya Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak, DBH Sumber Daya Alam, serta dana hibah dari PT Jasa Raharja.

Soal sumber pendapatan baru, Fraksi Golkar mendesak Pemprov terus mengupayakan terbitnya regulasi kewenangan pemerintah pusat terkait rokok ilegal dan sumur-sumur tua sumber minyak penambangan illegal, dalam rangka mendapatkan sumber pendapatan daerah yang baru.

FPG juga mengingatkan bahwa sejak 2025 pendapatan daerah mengalami penurunan signifikan karena kebijakan pusat.

“FPG kedepan minta agar Pemprov fokus dalam intensifikasi dan ekstensifikasi pungutan pajak dan retribusi serta optimalisasi pemanfaatan aset/BMD, sehingga dapat meningkatkan kapasitas fiskal Provinsi yang saat ini pada tingkat ‘sedang’,” jelas ketua fraksi Golkar itu.

Sejalan dengan kondisi fiskal tersebut, Fraksi Golkar meminta belanja daerah dilaksanakan secara efektif. Sekaligus meminta Komisi C melakukan pengawasan terhadap optimalisasi pendapatan daerah dan pelaksanaan belanja secara berkesinambungan dengan realisasi belanja T.A 2025.

Disektor kesehatan, FPG menilai peningkatan pelayanan dan fasilitas rumah sakit perlu diimbangi dengan penguatan promosi kesehatan. Harapannya, masyarakat semakin sadar hidup sehat sehingga beban pembiayaan kuratif dapat berkurang.

Untuk bidang pendidikan, FPG menyoroti perlindungan guru dan percepatan penyerapan lulusan SMK. Pentingnya perlindungan terhadap guru dalam proses pembelajaran guna menegakkan disiplin siswa sekaligus meneguhkan karakter jiwa Pancasila, untuk itu perlu sinergi antara Disdik dengan APH.

“Kami mendorong kolaborasi antar OPD, Disdik dan Disnaker memastikan lulusan SMK terserap di dunia kerja, mengingat lulusan ini menyumbang angka pengangguran,” pungkasnya. (adv)

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dinamika Internal KSM H2U Berakhir Musyawarah, SOP Pengiriman Rongsokan Kini Gunakan Sistem Gotong Royong

Pasuruan, SMN — Dinamika internal sempat terjadi di tubuh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Harmoni Dua Unggul (H2U) di Perum Kraton Harmoni Lingkungan RT002 RW011...

DPRD Pasuruan Dorong Solusi Permanen Atasi Krisis Air Bersih

Pasuruan, SMN – Persoalan kekeringan yang setiap tahun melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan kembali menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pasuruan. Dalam podcast “Jawara Jagongan...

Disdukcapil Jember Melayani Pemula di Hari Kenaikan Yesus Kristus, Ini Hasilnya

Jember, SMN – Pada hari libur nasional Kenaikan Yesus Kristus, 14-15 Mei 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember tetap memberikan layanan...

Tradisi Pladu di Sungai Brantas Jadi Ajang Silaturahmi Warga Dusun Boro

Blitar, SMN – Tradisi pladu atau aktivitas mencari ikan mabuk di aliran Sungai Brantas kembali menjadi perhatian warga Dusun Boro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon,...

Pemkab Madiun Serahkan Bantuan Truk dan Roda Tiga ke KDMP: Koperasi Bergerak, Desa Menguat

Madiun, SMN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai menyalurkan kendaraan operasional bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah setempat. Bantuan tersebut berupa armada...