HomePERISTIWATerputusnya Akses Warga Akibat Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

Terputusnya Akses Warga Akibat Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

Banjir lahar dari Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Lumajang, SMN – Terpustusnya akses warga yang diakibatkan oleh banjir lahar dari Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Banjir lahar pada Minggu (11/1/2026) sore, terjadi setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi di Kawasan puncak gunung semeru. Aliran material vulkanik tersebut menutup jembatan limpasan yang biasa digunakan warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, untuk beraktivitas sehari-hari.

Dusun yang berada di seberang Sungai Regoyo itu kini tidak dapat diakses, sehingga warga tidak bisa melintas menuju wilayah lain. Hingga Minggu malam, warga memilih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu kondisi sungai kembali aman untuk dilalui. Mereka belum berani menyeberang karena debit air dan aliran lahar masih berpotensi meningkat seiring hujan yang belum sepenuhnya reda.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)Pos Pantau Gunung Semeru melaporkan bahwa, banjir lahar terpantau di Sungai besuk kobokan dengan amplitudo maksimal mencapai 35mm.

Sementara itu, menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Is Nugroho, mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di beberapa titik rawan banjir lahar dan juga bersiaga untuk mengantisipasi dampak lanjutan.

“Curah hujan di kawasan puncak Semeru masih berpotensi tinggi. Kami mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai berhulu di Semeru untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di sungai,” ujar Is Nugroho.

BPBD juga menghimbau kepada warga untuk menjaga jarak minimal 500m dari aliran Sungai serta tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Pemerintah daerah memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna menjamin keselamatan warga serta memantau perkembangan kondisi banjir lahar yang berpotensi kembali terjadi jika hujan turun di kawasan puncak. (*)

Reporter: Atiek.

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Rumah Warga di Randusongo Terbakar, Babinsa Gerih dan Warga Gerak Cepat Evakuasi Korban

Ngawi, SMN — Gerak cepat dilakukan Babinsa Posramil Gerih Kodim 0805/Ngawi, Serka Istamar bersama instansi terkait dan masyarakat dalam membantu proses evakuasi korban kebakaran...

Bekas Galian C Desa Tulung Telan Korban Jiwa 2 Anak

Madiun, SMN - Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa....

Gegerkan Warga Jombang, Penemuan Mayat dengan Kondisi Mengenaskan

Jombang, SMN - Warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang digegerkan dengan penemuan mayat pria di Jombang yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan,...

Viral Pelajar di Malang Jadi Korban Penipuan Polisi Gadungan di Siang Bolong, Polsek Pakis Lakukan Penyelidikan

Malang, SMN - Aksi kriminal dengan modus menyamar sebagai aparat kepolisian kembali meresahkan warga. Seorang pria yang diduga polisi gadungan terekam kamera CCTV saat...

Kampung di Desa Dayeuhkolot Masih Tergenang Banjir Luapan Sungai Cipalasari dan Cigede

Bandung, SMN - Luapan Sungai Cipalasari dan Cigede masih merendam beberapa Kampung di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih tergenang banjir,...