HomeBERITATingkatkan Kualitas SDM, Sarasehan di Kebonsari Fokus pada Integritas dan Akurasi Data...

Tingkatkan Kualitas SDM, Sarasehan di Kebonsari Fokus pada Integritas dan Akurasi Data Digital

Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wabup Madiun Purnomo Hadi dan Camat Kebonsari Muchlis Sarengat dalam giat sosialisasi dan sarasehan desa se-Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mempercepat transformasi digital hingga ke tingkat akar rumput guna menciptakan sistem pelayanan publik yang responsif.

Hal ini ditegaskan dalam acara Sosialisasi dan Sarasehan bertajuk “Membangun Ekosistem Pelayanan yang Cepat dan Akurat” yang digelar di Pendopo Kantor Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, jajaran Muspika Kecamatan Kebonsari, Kepala Desa se-Kecamatan Kebonsari, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan pokok untuk menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, sistem digital akan memangkas birokrasi yang lambat dan menutup celah manipulasi anggaran.

“Dengan digitalisasi, insyaallah kita bisa memberikan layanan terbaik. Transparansinya nyata, akuntabel, dan historisnya bisa dilihat. Kita mau berbuat apa pun bisa terpantau, mau menaikkan (anggaran) tidak bisa karena semua kelihatan,” ujar Hari Wuryanto di hadapan para peserta.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah tengah gencar memberikan pelatihan kepada seluruh aparat, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, agar kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) selaras dengan kemajuan teknologi.

Salah satu poin menarik yang mencuat dalam sarasehan tersebut adalah rencana penyediaan akses Wi-Fi gratis di setiap Balai Desa. Bupati menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk efisiensi anggaran desa serta mempermudah akses informasi bagi warga.

Tingkatkan Kompetensi, Ratusan Kader Posyandu Kabupaten Madiun Dibekali Keterampilan Dasar

“Tujuannya mempermudah digitalisasi. Nanti gratis dari saya, sehingga ada efisiensi di desa karena tidak perlu lagi menganggarkan itu. Kalau aksesnya sudah tersedia di seluruh desa, insyaallah pelayanan tidak akan ngadat lagi,” tambahnya.

Camat Kebonsari, Mukhlis Sarengat, menyambut baik dukungan penuh dari pimpinan daerah. Ia menegaskan bahwa fokus utama di wilayahnya saat ini adalah penguatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai instrumen utama pelayanan modern.

“Masyarakat menuntut pelayanan yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga cepat, tepat, dan akurat. Membangun ekosistem yang responsif adalah keharusan. Melalui digitalisasi IKD ini, kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, hingga desa semakin kuat,” kata Mukhlis Sarengat.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi harus dibarengi dengan integritas operator di lapangan. Ia menyoroti peran petugas registrasi desa sebagai garda terdepan administrasi kependudukan.

“Sehebat apa pun teknologi, kualitas pelayanan tetap bergantung pada manusianya. Kualitas, transparansi, dan akuntabilitas betul-betul harus dijaga karena di balik kemudahan digitalisasi, terdapat risiko jika tidak dikelola dengan benar,” tegas Purnomo Hadi.

Selain membahas digitalisasi, Wakil Bupati juga memaparkan program Tim Percepatan dan Perluasan Digital Daerah (TP2DD) serta komitmen pemerintah dalam menjamin kesehatan warga melalui BPJS dan kemudahan perizinan bagi pelaku UMKM di tingkat desa.

Melalui sarasehan ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap ekosistem pelayanan publik yang baru dapat didukung sepenuhnya oleh seluruh elemen masyarakat, mulai dari Ketua RT hingga tokoh masyarakat, demi mewujudkan Madiun yang lebih modern dan sejahtera. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sidoarjo Jadi Pusat Perhatian Nasional, 400 Atlet Ramaikan Jatim Open Woodball 2026

Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala...

Wabup Mimik Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Sidoarjo Siapkan Pendataan Mandiri dan Door to Door

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Dukungan...

DLHK Sidoarjo Mulai Tertibkan Fasum Pondok Mutiara, Kejati Jatim Ingatkan Potensi Pidana Korupsi

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mulai melakukan sosialisasi penertiban fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Pondok...

UMKM Pasuruan Didorong Kuasai Live Commerce, Mas Rusdi: Tiga Detik Pertama Sangat Menentukan

Pasuruan, SMN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu...

Bupati Pasuruan Sidak SMPN 1 Purwosari, Tekankan Budaya Bersih dan Sekolah Asri

Pasuruan, SMN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditegaskan. Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo melakukan...