
Blitar, SMN – Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan wilayah perairan yang jauh lebih luas dibandingkan daratan. Potensi kelautan dan perikanan menjadi salah satu sumber kekayaan bangsa yang sangat besar dan strategis. Namun, besarnya potensi tersebut harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni agar mampu dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat tersebut, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bhakti Nusantara sebagai lembaga pendidikan kesetaraan merasa terpanggil untuk membekali warga belajarnya dengan wawasan kebangsaan dan potensi maritim. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar kegiatan outing class bertema kelautan dan perikanan di Instalasi Pelabuhan Perikanan Pantai (IPPP) Tambakrejo, Kabupaten Blitar, pada Sabtu, 13 Desember lalu.
Kepala PKBM Bhakti Nusantara, Nuris, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual agar warga belajar tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas, tetapi juga pemahaman langsung di lapangan. Menurutnya, generasi muda harus mulai dikenalkan dengan potensi laut sejak dini agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kekayaan bangsa.
“Sudah selayaknya kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia, yang memiliki potensi kekayaan laut luar biasa, mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Melalui outing class ini, kami berharap warga belajar dapat memahami secara langsung dunia kelautan dan perikanan, sehingga pada akhirnya kualitas SDM semakin meningkat,” ujar Nuris kepada awak media.
Selama kegiatan berlangsung, para warga belajar mendapatkan penjelasan mengenai berbagai sarana dan prasarana yang ada di kawasan IPPP Tambakrejo. Mulai dari tempat sandar kapal nelayan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), hingga fasilitas penunjang lainnya yang menjadi bagian penting dalam rantai ekonomi sektor perikanan. Warga belajar juga diajak berdialog mengenai peluang usaha, tantangan nelayan, serta peran generasi muda dalam mengembangkan sektor maritim.
Kepala IPPP Pantai Tambakrejo, Afandi, yang turut mendampingi langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif PKBM Bhakti Nusantara. Ia menilai kegiatan edukatif seperti ini sangat positif dan layak dijadikan contoh oleh lembaga pendidikan lainnya.
“Persentase nelayan saat ini masih sangat minim dan didominasi oleh generasi tua. Padahal laut adalah potensi luar biasa yang dimiliki bangsa Indonesia. Jika generasi muda tidak dikenalkan sejak sekarang, ke depan kita bisa kehilangan regenerasi nelayan,” ungkap Afandi.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin, karena dinilai mampu membuka wawasan sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor kelautan dan perikanan. Dengan sinergi antara dunia pendidikan dan pengelola pelabuhan perikanan, diharapkan lahir SDM unggul yang siap mengelola kekayaan laut Indonesia secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui outing class ini, PKBM Bhakti Nusantara kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak warga belajar yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kepedulian terhadap potensi lokal. (*)
Reporter: Imam.
Editor: Agus Imam S.
