
Jombang, SMN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang Menunjukkan Respons kilat dalam Menanggapi keluhan masyarakat terkait kemacetan parah yang terjadi di kawasan Jalan Raya Embong Miring, tepatnya di jalur Sumbernongko, Desa Denanyar kecamatan Jombang kabupaten Jombang Jawa Timur
Langkah taktis ini diambil setelah sejumlah unggahan warga di platform TikTok dan Facebook viral, yang mengeluhkan tersendatnya arus lalu lintas di titik tersebut selama beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto, melalui Kepala Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas (Dalops), Leary Tandi Banga, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan evaluasi lapangan dan pengaturan arus secara langsung.
Menurut Leary, Pemantauan Media sosial kini menjadi salah satu instrumen penting bagi Dishub untuk menyerap aspirasi dan keluhan real-time dari pengguna jalan, kemacetan terjadi disaat jam pulang kerja dan bersamaan orang mencari makanan untuk berbuka puasa momen bulan suci Ramadan 1447 H
”Kami menerima laporan dari masyarakat melalui media sosial terkait kepadatan di ruas Sumbernongko-Denanyar. Tim Dalops segera kami instruksikan untuk turun ke lokasi guna mengurai penyumbatan dan mencari akar permasalahannya,” ujar Leary Tandi Banga saat di wawancarai di lokasi, Senin sore (9/3/2026).
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kemacetan di area “Embong Miring” tersebut dipicu oleh volume kendaraan yang meningkat serta adanya beberapa titik penyempitan yang diperparah oleh perilaku pengendara yang kurang tertib saat jam sibuk.
Pihak Dinas Perhubungan menegaskan bahwa penanganan kemacetan tidak bisa hanya bertumpu pada kehadiran petugas, namun juga kedisiplinan pengguna jalan.
Kami berharap masyarakat tetap bersabar saat proses penataan lalu lintas berlangsung. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kelancaran mobilitas warga. Kami mengapresiasi masyarakat yang aktif memberikan informasi melalui media sosial, karena ini membantu kami bekerja lebih efektif”
Lebih lanjut Leary mengimbau para pengendara untuk tidak saling serobot, terutama di titik tikungan Embong Miring yang rapi akan kepadatan. Keselamatan dan kelancaran adalah tanggung jawab bersama. Personel kami akan terus memantau hingga situasi benar-benar kondusif.
Selain penyiagaan personel, Dishub Jombang juga berencana melakukan kajian teknis terkait pemasangan rambu tambahan atau marka jalan di kawasan tersebut guna meminimalisir potensi penumpukan kendaraan di masa mendatang.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat mengembalikan kenyamanan para pengguna jalan yang melintasi jalur alternatif penghubung antar-kecamatan tersebut. (*)
Reporter: Arif W.
Editor: Kundari PS.
