HomeBERITAWali Kota Tak Hadir Rapat, Ketua DPRD Kota Probolinggo Tunda Paripurna LKPJ...

Wali Kota Tak Hadir Rapat, Ketua DPRD Kota Probolinggo Tunda Paripurna LKPJ 2025

Ketua dan anggota DPRD Kota Probolinggo saat tunda Rapat Paripurna. (Foto: edi s/suaramediananasional.com)

Probolinggo, SMN – Pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo dengan agenda pembacaan dan penandatanganan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 diwarnai ketegangan.

Ketidakhadiran Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, dalam momen krusial tersebut memicu kritik pedas dari sejumlah anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ yang menilai pemerintah daerah kurang menunjukkan itikad serius dalam mempertanggungjawabkan kinerja tahunannya.

Rapat yang seharusnya menjadi puncak evaluasi atas capaian kinerja pemerintah selama tahun 2025 itu terpaksa mengalami dinamika alot. Meski Wakil Wali Kota hadir, para anggota dewan menegaskan bahwa LKPJ adalah mandat personal dan konstitusional dari seorang Kepala Daerah.

Robit Riyanto, Anggota Pansus LKPJ sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, menyayangkan buruknya pola komunikasi eksekutif. Menurutnya, ketidakhadiran Wali Kota seharusnya disertai alasan yang kuat dan bukti fisik yang jelas jika memang sedang menjalankan tugas ke instansi yang lebih tinggi (Presiden, Menteri, atau Gubernur).

“Ini laporan pertanggungjawaban Wali Kota, bukan Wakil Wali Kota. Secara aturan, kehadiran memang bisa diwakilkan, namun harus ada komunikasi yang jelas dan bukti undangan resmi jika ada tugas lain yang mendesak. Kejadian hari ini menunjukkan kurangnya komunikasi antara pimpinan daerah dengan lembaga dewan,” tegas Robit dalam keterangannya, Senin (20/04/2026).

Robit menambahkan bahwa sebagai lembaga pengawas, dewan memerlukan kehadiran figur utama pengambil kebijakan guna memastikan rekomendasi yang diberikan dapat langsung dipahami dan ditindaklanjuti secara strategis.

Senada dengan Robit, Imam Hanafi yang juga merupakan Anggota Pansus LKPJ dan Komisi III Fraksi PDI Perjuangan, menyatakan kekecewaannya atas penundaan jadwal akibat ketidakhadiran tersebut. Ia menekankan bahwa rekomendasi Pansus mengandung poin-poin krusial terkait perbaikan perencanaan dan penyerapan anggaran.

“Harapan saya sebenarnya lebih cepat lebih baik agar rekomendasi terkait perencanaan dan penyerapan anggaran ini bisa segera ditindaklanjuti. Kita ingin ada perbaikan nyata agar permasalahan di tahun 2025 tidak terulang kembali di masa depan. Keputusan pimpinan untuk menunda hingga Senin depan (27 April) harus menjadi momentum bagi Walikota untuk menunjukkan komitmennya hadir secara langsung,” ujar Imam Hanafi.

Dengan penundaan tersebut, disepakati penandatanganan rekomendasi DPRD tentang LKPJ Wali Kota akan dilaksanakan pada hari Senin, 27 April mendatang. (*)

Reporter : Edi S.

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sidoarjo Jadi Pusat Perhatian Nasional, 400 Atlet Ramaikan Jatim Open Woodball 2026

Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala...

Wabup Mimik Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Sidoarjo Siapkan Pendataan Mandiri dan Door to Door

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Dukungan...

DLHK Sidoarjo Mulai Tertibkan Fasum Pondok Mutiara, Kejati Jatim Ingatkan Potensi Pidana Korupsi

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mulai melakukan sosialisasi penertiban fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Pondok...

UMKM Pasuruan Didorong Kuasai Live Commerce, Mas Rusdi: Tiga Detik Pertama Sangat Menentukan

Pasuruan, SMN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu...

Bupati Pasuruan Sidak SMPN 1 Purwosari, Tekankan Budaya Bersih dan Sekolah Asri

Pasuruan, SMN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditegaskan. Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo melakukan...